Perjalananku ke Kota Solo

Tanggal 16-18 January 2013 kemarin, gw baru aja pergi ke kota Solo, disaat Jakarta sedang terkena musibah banjir dan kantorku di bilangan Sudirman pun gak luput dari serangan air bah..

Kepergian gw kali ini adalah untuk melakukan study qualitative di kota budaya ini, walaupun sayangnya gw ga sempet mengunjungi beberapa teman yang ada di Solo tapi gw sempet merekam beberapa foto selama business trip ini.

Ini sebenarnya baru yang kedua kalinya gw ke kota ini dan kali ini gw nginep di Fave Hotel di Solo Baru. Hotel ini adalah seri kedua dari Fave Hotel di kota ini, dimana yang pertama dibangun berlokasi di jalan Adi Sucipto.

 

 

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Hotel ini termasuk hotel bintang 3 yang cukup nyaman dengan budget yang lumayan miring (karena lagi promo juga *Rp 300rb an/malam), hotel ini sepertinya satu group dengan Aston Hotel, terlihat dari tulisan “Hotel by Aston” di dalam lobby hotel ini. Designnya sangat menarik dengan dominasi warna ungu dan juga design kamar hotel minimalis yang menarik. Overall gw ngerasa sangat nyaman dengan hotel ini, walaupun sebenarnya ada sedikit minusnya ketika di malam hari ternyata kamar hotel ini tidak terlalu kedap suara karena terdengar suara jeritan2 galau dari kamar sebelah,, hadeeh… hahaha.

Mosaic

Hotel tempat gw menginap ini berlokasi di Solo baru, yup New Solo. Ini hampir mirip kota satelitnya kota Solo dimana strukturnya sangat berbeda, lebih modern dan banyak sentuhan artistik yang sangat berbeda dengan kota Solo yang kental akan budaya dan tradisionalnya. Tepat diseberang hotel sedang dibangun The Park, sepertinya adalah suatu  kawasan yang sangat luas, dimana informasinya the Park Solo Baru Mall akan difungsikan sebagai mal, convention center, shop house, hotel dan office park.. Disampingnya juga terdapat Mall, jadi sebenarnya Solo Baru ini adalah konsep Solo untuk business center juga sepertinya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Seperti biasa, setelah gw selesai dengan kerjaan biasanya gw sempetin jalan-jalan di kota ini, ya walaupun gak punya terlalu banyak waktu tapi setidaknya bisa mengobati rasa lelah setelah bekerja.

Adalah Sekaten, event masyarakat Solo yang biasa diadakan setiap tahunnya. Sekaten itu sebenarnya kalau menurut gw adalah bazaar / pasar malam rakyat yang cukup ramai dan luas. Pada waktu Sekaten diadakan, katanya si juga ada arak-arakan Keris2 pusaka keraton yang dibawa keliling kota, cuman katanya itu baru diadakan tanggal 20 Jan ini, sayangnya gw sudah terbang balik ke Jakarta.

Sekaten merupakan cara masyarakat Jawa memperingati hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Perayaan khas Jawa ini berlangsung sejak awal penyebaran Islam yang dilakukan Walisanga. Sekaten berasal dari katasyahadatain atau dua kalimat syahadat yang menunjukkan kesaksian pemeluk agama Islam atas keesaan Allah SWT dan kenabian Muhammad. Selain digelar pasar rakyat yang memasarkan souvenir dan kerajinan tangan, perayaan Sekaten dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan tradisi serta pameran benda-benda pusaka di keraton. Prosesi ritual berupa dibunyikan gamelan klasik Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari mulai pukul 09.00-24.00 (hanya istirahat saat waktu salat) di Bangsal Masjid Agung.” Eventsolo.com 

OLYMPUS DIGITAL CAMERAOLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sekaten 2013 ini diadakan di  Karaton Kasunanan Surakarta, Alun-alun Utara Karaton Kasunanan Surakarta, tapi berhubung gw kesitu sudah menjelang malam, jadi cuman bisa narsis-narsis sedikit gak bisa masuk kedalam keraton.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Yup, cuman sekian saja perjalanan 3 hari 2 malam gw di kota Solo ini, dan bersiap lagi menuju Jakarta yang setelah diterpa banjir maka ramalan gw buat dapetin taxi burung biru di bandara menjadi kenyataan, 2 jam penantian T_T tapi alhamdulillah Jakarta sudah bisa diakses lagi dan kemacetan sudah berkurang waktu gw pulang.

Sekyan.

 

Banjirrrrr!!, Jakarta Siaga II

Metrotvnews.com, Jakarta:

Hujan yang mengguyur wilayah Bogor membuat debit air di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/1), kembali naik. Saat ini, tinggi air Bendung Katulampa menunjukkan status siaga II. Rabu pagi, status bendungan ini sempat turun menjadi Siaga IV.

“Tinggi air di Bendung Katulampa saat ini 180 centimeter. Siaga II ya. Naik lagi dari sebelumnya 90 centimeter,” ujar Ade, petugas Pusdalops PB DKI Jakarta, saat dihubungi Metrotvnews.com.

Menurut dia, cuaca di sekitar bendung masih gerimis.

“Tadi sempet hujan deres. Makanya naik,” kata dia.

Air kiriman akan sampai di Jakarta malam ini. Oleh karena itu, banjir masih membayangi Jakarta.

Sementara, Rabu siang, banjir di sebagian Jakarta berangsur surut. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) DKI Jakarta, banjir di 13 kelurahan telah surut.(Bob/DSY)

KONDISI AKSES KE TOL BANDARA SOEKARNO-HATTA TERBARU

Berita Terkini Pasca Banjir Jakarta 2013. Genangan air terdapat di tol Sedyatmo mengarah Bandara Soekarno-Hatta KM 15. Meski begitu, arus tol ini masih aman dilalui kendaraan. Lihat juga kondisi terkini banjir Jakarta 2013 dan foto mobil Roll Royce Phantom belajar berenang saat banjir Jakarta.

“Tol menuju Bandara ada genangan di KM 15. Tapi masih bisa dilalui kendaraan,” ujar petugas TMC Polda Metro Jaya Iptu Ane, Jumat (18/1/2013) pukul 08.45 WIB.

“Ketinggiannya belum tahu pasti, tapi masih aman,” lanjutnya.

Sementara itu, arus lalu lintas di daerah itu dilaporkan padat lancar. Genangan air yang hanya di satu titik tersebut, tidak mempengaruhi laju kendaraan.

 

Ada 4 Orang yang Terjebak ‘Tsunami’ di Basement Plaza UOB

Jakarta – Korban yang terjebak banjir di basement Plaza UOB, Jalan MH Thamrin, Jakpus, ternyata berjumlah 4 orang bukan 2 seperti kabar sebelumnya. Hingga saat ini korban belum ditemukan.

Menurut keterangan anggota tim medis dari Puskemas, Tanah Abang, Jakpus, keempat korban adalah 2 petugas kebersihan dan 2 teknisi. “Posisinya di basement 2,” katanya, Kamis (17/1/2013).

Pantauan detikcom, empat orang tim medis sempat mengecek di dalam basement. Hingga saat ini polisi dan tim SAR masih berupaya mencari korban terjebak banjir.

Polisi telah menarik tali dan dua tandu ke dasar basement 2 Plaza UOB. Namun hingga kini evakuasi belum berhasil, polisi baru melanjutkan proses pencarian.

Pintu masuk Plaza UOB sendiri masih dijaga ketat dan ditutup garis polisi, sama dengan jalur menuju tempat evakuasi. Sejumlah pewarta sejak sore tadi menunggu hasil evakuasi polisi.

Sementara genangan air di Jl MH Thamrin tepat di depan Plaza UOB masih setinggi paha orang dewasa. Kendaraan belum bisa melintas.

(detiknews)

Update Terbaru Jadwal Penerbangan Bandara Cengkareng Soekarno Hatta

Banjir yang mengepung wilayah DKI Jakarta pada Kamis (17/1/2013) turut melumpuhkan berbagai sarana lalu lintas. Contohnya ialah transjakarta yang hingga kini belum beroperasi. Namun, hal demikian tidak terjadi pada jalur transportasi udara.

Menurut Indri, staf Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, jadwal penerbangan domestik masih normal. “Kalaupun ada delay hanya berkisar 15-30 menit,” katanya saat dihubungi, Jumat (18/1/2013).

Untuk penumpang yang mengalami kesulitan mencapai bandara karena terhalang banjir, disediakan kebijakan untuk menjadwal ulang penerbangannya. “Penumpang yang tidak bisa datang karena terhalang banjir bisa reschedule ke penerbangan berikutnya atau keesokan hari,” kata Indri lagi.

Adapun untuk penerbangan internasional, kebijakan ini tidak berlaku dan penumpang yang tidak bisa check-in tepat waktu diwajibkan menghubungi pihak maskapai masing-masing untuk memberi konfirmasi.

Meski demikian, menurut Indri, akses menuju bandara sempat mengalami penumpukan di Tol Sedyatmo. “Namun, bandara tidak terendam banjir,” ujar Indri.

Akibat hujan dan banjir yang mengepung wilayah DKI Jakarta, Gubernur Joko Widodo telah menetapkan status tanggap darurat. Status ini berlangsung hingga 27 Januari 2013 nanti.

Mobil mahal gak bisa berenang,,…. haduh,,,, yang punya pasti kesel minta ampun sama ni banjir

Mobil Super Mewah Rolls-Royce Terjebak Banjir

Jadi buat rider yang mau beraktifitas diharap hati2 dan waspada, kecuali kalau motor rider adalah Bajaj Pulsar yang bisa berenang kaya gini 😀

Kebon Sirih River by om Dono Andomo with his KLX

Photo: kebun sirih river

Pulsar 135

Tips Riding Di saat Hujan [Wet Riding Tips]

Saat ini pasti banyak rider yang kesal karena hujan khan? hehehe, harus diakui riding di saat hujan itu gak menyenangkan karena harus basah-basahan, repot pakai jas ujan, ditambah lagi jalanan juga licin.

Kali ini gw mau nulis beberapa tips untuk riding di saat hujan, CMIIW deh kalau ada yang salah ya.

Kenali Situasi Jalan

Wet Road

Ini adalah hal yang paling penting untuk rider ketahui, lihat dan kenali karakteristik jalanan, dan lihat bagaimana struktur dari jalanan itu. Aspal itu licin ketika baru saja diterpa hujan, dan hati-hati apabila terdapat genangan air karena ban bisa kehilangan traksinya ketika melewati genangan tersebut. Jalanan beton secara overall lebih licin daripada aspal, itu karena struktur beton yang lebih tidak menyerap air, dan juga struktur jalanan yang tidak mulus.

Karakteristik dari aspal:

– Licin disaat jalanan baru saja basah karena perubahan temperatur dan genangan air yang belum diresap.
– Lebih aman ketika jalanan sudah basah lama, namun tetap hati-hati dengan genangan air.
– Aspal indonesia, yang terlalu sering terkena hujan dan tergenang air mudah menjadi rusak, karena itu waspada apabila jalanan terlalu banyak genangan, kemungkinan ada udang dibalik lobang, eh lubang dibalik genangan itu 😀
– Jalanan yang kering lalu basah, lalu kering, basah lagi dapat menyebabkan perubahan suhu pada ban motor, karena itu lebih waspada apabila rider melalu jalanan dengan tipikal seperti ini.

Kenali situasi juga, jangan terlalu memaksakan motor terlalu kencang di saat lalu lintas tersendat-sendat, karena akan berpotensi memaksa rider untuk melakukan engine break bahkan pengereman yang berlebihan yang dapat menyebabkan ban selip.

Most of all, waspada terhadap tanah yang berhamburan di jalan, atau adanya kerikil-kerikil kecil dijalanan karena dapat membuat motor rider mudah sekali kehilangan kendali.

Riding position / Posisi berkendara & Perlengkapan

Riding di saat hujan pastinya berbeda ketika di saat kering, riding di saat hujan perlu kewaspadaan yang lebih dan extra. Sering kali karena jalanan becek dan banyak genangan air, banyak rider yang naikin kedua kakinya ke sasis ataupun footstep belakang (pasti sering lihat kan), nah jangan pernah melakukan hal ini karena posisi ini menjadikan rider memiliki posisi yang tidak baik, tidak aerogonomis dan tidak waspada dan kagok apabila harus melakukan pengereman dengan rem belakang. Sering kali yang terjadi adalah ketika rider melakukan pengereman belakang yang seharusnya hanya sedikit menjadi terlalu banyak sehingga traksi ban terganggu dan ban selip.

Lebih baik menggunakan boot karena, yang biasanya merek “boot yang sebenarnya” hehehe, atau merek yang lainnya saat hujan, atau gunakan mantel sepatu yang sekarang ini sedang marak. Lebih baik jangan menggunakan sendal karena sendal itu dapat mengganggu ketika berkendara ketika rider menapakkan kaki dan sendal malah nyangkut *halah.. Apalagi riding dengan kaki telanjang *sumpah gw pernah liat, dan gw cekikan dibelakang itu rider, hehehe.

Sementara itu, jangan pernah juga menggunakan jas hujan model jubah, karena jas hujan ini bisa menutupi spion, dan juga bahkan lampu rider, ditambah lagi posisi yang menjadi tidak aerogonomis, bisa-bisa rider kehilangan kendali ketika terkena angin kencang saat riding. Lebih baik memakai jas hujan setelan.

 

Cornering

The wet track allowed the press to test the limits of the tires during wet cornering…followed by stints on the autobahn and mountain roads.

Ingat motor itu lebih stabil disaat lurus dan juga saat rpm tinggi. Jadi ketika rider mau melewati corner, tetaplah pada rpm yang tinggi dan tekan kopling dan engine break di gigi yang sama, kalau rider percaya diri bisa juga engine break dengan turun 1 gigi, tapi tetap usahakan pada rpm yang sedang/tinggi. Hal ini sebenarnya pada prakteknya sama saat riding di trek yang kering, tapi kalau rider keliru melakukan manuver dan rpm menjadi terlalu rendah, maka di trek basah tentunya ban akan menggelincir karena licin, ya walaupun tetap tergantung ke tipe ban dan compoundnya.

Ketika cornerring di saat hujan, pastikan rider punya visibilitas jalan yang cukup, rasa percaya diri yang tetap dijaga (ingat ini juga penting, karena kalau rider gak pede, biasanya malah terjadi sesuatu yang tidak diinginkan).

Pengereman

Gw masih sering denger temen gw yang masih aja suka pakai rem belakang ketika riding. Ini sebenarnya masalah kebiasaan saja, jadi rider juga harus tau bagaimana bedanya si antara front break dengan rear break. Pada prakteknya, engine break + rem depan adalah yang terbaik, karena dapat menurunkan kecepatan motor dengan lebih efisien dibandingkan rem belakang sampai habis dan menyebabkan ban malah geal geol,, bukannya berhenti motornya malah goyang kaya inul…

Masih mau argue tentang how to braking? liat youtube ini:

Pengereman depan, berarti memindahkan beban kendaraan ke arah depan, yang berarti beban ban depan menjadi lebih. Di jalanan yang basah, hal ini perlu diperhatikan. Pemindahan beban kedepan tersebut harus dilakukan secara perlahan dan bertahap, karena rider juga harus melihat kondisi jalanan yang basah dan slippery. Pengereman depan yang terlalu mendadak dapat menjadikan ban depan selip, well, ban depan selip itu sangat berbahaya bro. Kembali juga kepada visibilitas rider ke arah depan dan bagaimana escape plan rider untuk pengereman dimana rider harus menghindari kendaraan yang lain, ataupun adanya lubang ditengah jalan, atau yang lain.

Kenali Ban Rider! 

Musim hujan mulai datang. Segala aspek kendaraan harus disiapkan agar tetap aman dan nyaman melintasi jalanan yang basah. Tidak hanya rem dan mesin yang harus dijaga, pemilihan ban juga harus tepat terutama pada sepeda motor, agar keselamatan anda terjamin.

Dalam keadaan hujan, karet ban yang tidak sesuai malah tidak mampu memecah genangan air, hasilnya bisa saja terjadi slip. Hal ini sering dilupakan oleh pengendara sepeda motor, Daripada membeli ban baru, mereka lebih suka untuk berjalan pelan di lintasan basah. Tentu saja juga bisa berakibat fatal terhadap jiwa anda. Berikut in adalah beberapa tips Sharing di Sini seputar ban untuk sepeda motor.

  • Pertama, perhatikan tekanan angin pada ban. Hal ini penting untuk menghindari sepeda motor oleng yang berisiko mengakibatkan kecelakaan. Usahakan untuk konsisten terhadap ukuran tekanan angin sesuai standar yang ditetapkan pabrikan. Bila tekanan terlalu banyak, titik tumpu ban hanya berada di tengah-tengah telapak ban. Sebaliknya, apabila tekanan angin ban sepeda motor anda kurang, permukaan telapak ban akan lebih banyak. Ban akan cepat aus dan berpotensi mengalami pecah ban.
  • Kedua, cobalah untuk memilih komponen ban yang lunak. Ban dengan karakter karet yang lumak memiliki daya cengkeram yang cukup kuat ketika sepeda motor anda melintasi jalanan basah dan licin. Apabila anda memilih untuk memakai ban bekas, perhatikan ukiran atau batikan di telapak ban masih dalam kondisi bagus atau tidak gundul.
  • Ketiga, coba perhatikan pola ukiran ban tersebut. Dalam kondisi hujan, cobalah untu menggunakan pola ukiran yang searah. Hal in dikarenakan pola ukiran tersebut berfungsi sebagai jalur di mana air bisa mengalir sekaligus memecah genangan air. Perhatikan juga tingkat kedalaman ukirannya. Anda bisa memperkirakannya. Apabila anda ragu cobalah untu bertanya kepada penjual.
  • Keempat, jangan menggunakan ban dengan ukuran yang lebih kecil yang dianjurkan. Lebar telapak juga sangat berpengaruh pada daya cengkeram dan pijakan ban terhadap permukaan jalanan. Ukuran yang tepat bisa membuat sepeda motor anda lebih stabil terutama saat hujan.  Sumber : Otomotive News edit by http://sharingdisini.com